PUNCAK - Di tengah bentang alam Papua yang menantang dan keterbatasan akses, denyut kepedulian terasa semakin kuat. Satuan Tugas (Satgas) Batalyon Infanteri (Yonif) 142/Ksatria Jaya, melalui Pos Sinak BNPB, hadir membawa secercah harapan bagi masyarakat Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah. Pada Minggu, (19/4/2026), prajurit TNI tak hanya bertugas mengamankan wilayah, namun juga membuka pintu layanan kesehatan gratis, menjangkau mereka yang paling membutuhkan.
Kegiatan ini menjadi jembatan vital, mengatasi jurang pemisah antara warga dan fasilitas kesehatan yang kerap kali sulit dijangkau. Dengan sentuhan humanis yang tulus, para prajurit memberikan pemeriksaan kesehatan, menangani keluhan ringan, hingga membagikan obat-obatan. Suasana hangat dan penuh perhatian terasa di pos, menciptakan rasa aman dan nyaman bagi setiap warga yang datang mencari pertolongan medis.
Danpos Sinak BNPB, Kapten Inf Redha Jaya Kusuma, menegaskan bahwa aksi ini adalah wujud nyata dari komitmen TNI untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat, terutama di wilayah penugasan yang penuh tantangan.
"Kami akan terus berupaya memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat. Harapannya, warga yang membutuhkan dapat segera memperoleh penanganan medis dengan cepat dan tepat, " kata Kapten Inf Redha Jaya Kusuma.
Kehadiran layanan kesehatan ini disambut dengan kelegaan dan rasa syukur oleh masyarakat Distrik Sinak. Bagi mereka, pengobatan gratis ini bukan sekadar bantuan, melainkan sebuah anugerah yang meringankan beban, terutama bagi mereka yang akrab dengan kesulitan geografis.
"Kami merasa sangat terbantu dengan adanya pengobatan gratis ini. Terima kasih kepada TNI yang sudah peduli kepada kami, " ungkap Yonus Murip (54), salah satu warga, tersirat kebahagiaan di wajahnya.
Lebih dari sekadar menjalankan mandat pengamanan, aksi ini menunjukkan peran aktif TNI dalam upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat. Semoga inisiatif mulia ini dapat terus bergulir, menjadi denyut nadi kesehatan yang berkelanjutan bagi warga Papua Tengah, sekaligus merajut erat tali kemanunggalan antara TNI dan rakyat. (*)
